Comparison of product bundling strategies on different online shopping behaviors

Bundling is a very popular sales-promotion tool, in which a critical issue is to decide what products should be sold together in order to improve sales. Traditionally, this decision is based on the order data collected from the points of sale. However, Internet marketing now allows marketers to efficiently collect not only order data but also browsing and shopping-cart data, which provide marketers with information on the consumers’ decision-making processes, rather than only the final shopping decisions. The present study aimed to determine the value of this newly available information by comparing the performance of decision-making on product bundling based on three types of data on online shopping behaviors. The results from a field experiment reveal that significantly better decisions are made on the bundling of products when browsing and shopping-cart data are integrated than when only order data or browsing data are used.(www.scient-direct.com)

The effects of consumer knowledge on message processing of electronic word-of-mouth via online consumer reviews

This paper investigates one type of electronic word-of-mouth (eWOM), the online consumer review. The study considers two components of review structure: the type and the number of reviews. Using the cognitive fit theory, we show that the type of reviews can be a key moderating variable to explain the inconsistent relationship between consumer expertise and WOM in previous research. This study examines which type of reviews cognitively fits consumers with a high (low) level of expertise. Using the elaboration likelihood model (ELM), we also investigate that the effects of the type of reviews and the number of reviews. The hypotheses were tested using a 2 (levels of expertise) × 2 (types of reviews) × 2 (number of reviews) mixed design including two control conditions. The results show that the effect of cognitive fit (the type of reviews) on purchase intention is stronger for experts than for novices while the effect of the number of reviews on purchase intention is stronger for novices than experts. This paper delivers managerial implications for online sellers providing consumer created reviews along with advertisements. (www.scient-direct.com)

Cost-based admission control for Internet Commerce QoS enhancemen

In many e-commerce systems, preserving Quality of Service (QoS) is crucial to keep a competitive edge. Poor QoS translates into poor system resource utilisation, customer dissatisfaction and profit loss. In this paper, a cost-based admission control (CBAC) approach is described which is a novel approach to preserve QoS in Internet Commerce systems. CBAC is a dynamic mechanism which uses a congestion control technique to maintain QoS while the system is online. Rather than rejecting customer requests in a high-load situation, a discount-charge model which is sensitive to system current load and navigational structure is used to encourage customers to postpone their requests. A scheduling mechanism with load forecasting is used to schedule user requests in more lightly loaded time periods. Experimental results showed that the use of CBAC at high load achieves higher profit, better utilisation of system resources and service times competitive with those which are achievable during lightly loaded periods. Throughput is sustained at reasonable levels and request failure at high load is dramatically reduced.

Factors influencing the adoption of internet banking: An integration of TAM and TPB with perceived risk and perceived benefit

Online banking (Internet banking) has emerged as one of the most profitable e-commerce applications over the last decade. Although several prior research projects have focused on the factors that impact on the adoption of information technology or Internet, there is limited empirical work which simultaneously captures the success factors (positive factors) and resistance factors (negative factors) that help customers to adopt online banking. This paper explores and integrates the various advantages of online banking to form a positive factor named perceived benefit. In addition, drawing from perceived risk theory, five specific risk facets – financial, security/privacy, performance, social and time risk – are synthesized with perceived benefit as well as integrated with the technology acceptance model (TAM) and theory of planned behavior (TPB) model to propose a theoretical model to explain customers’ intention to use online banking. The results indicated that the intention to use online banking is adversely affected mainly by the security/privacy risk, as well as financial risk and is positively affected mainly by perceived benefit, attitude and perceived usefulness. The implications of integrating perceived benefit and perceived risk into the proposed online banking adoption model are discussed. (www.science-direct.com)

A traceable E-cash transfer system against blackmail via subliminal channel

Due to the development of Internet communication technology, E-Commerce is becoming popular. Because crime is thriving, avoiding malicious behavior and protecting property becomes an important issue. To prevent malicious behavior, many proposals have been put forth. The subliminal channel is the most popular method, which notifies the designated receiver to transmit secret messages. Simmons was the first to propose this concept in 1983. Now, more and more digital signature applications use a subliminal channel to transfer secret messages. In this paper, we propose a traceable E-cash transfer system against blackmail via subliminal channel.(www.science-direct.com)

UTS ECOMMERCE

1. Jelaskan bagaimana hubungan E-Commerce terhadap supply chain management
Jawab:
Supply chain management merupakan pengelolaan berbagai kegiatan dalam rangka memperoleh bahan mentah, dilanjutkan kegiatan transformasi sehingga menjadi produk dalam proses, kemudian menjadi produk jadi dan diteruskan dengan pengiriman kepada konsumen melalui sistim distribusi. E-Commerce memiliki hubungan yang positif dengan supply chain management dimana beberapa tahapan yang ada di dalam supply chain management seperti wholesaler dan retailer dapat dihilangkan. Manfaat dari hubungan antara E-Commerce dengan Supply Chain Management adalah meningkatnya hubungan perusahaan dengan konsumen secara langsung, berkurangnya biaya pengiriman produk, serta meningkatkan efektivitas perusahaan dalam memproduksi.

2. Jelaskan bagaimana E-Commece dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan
Karena E-commerce dilakukan melalui jaringan komputer, waktu dan tempat bukan lagi menjadi halangan dalam melakukan perdagangan. Seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang, dengan suatu jaringan komputer, apapun itu jenisnya, kita sudah dapat berhubungan dengan banyak orang seberapapun jauhnya orang itu. Bila jarak sudah bukan menjadi halangan, maka secara otomatis masalah waktu pun juga teratasi. Hal ini juga terjadi dalam dunia perdagangan. Dengan adanya E-commerce, kita dapat melakukan transaksi perdagangan dengan siapa saja dan di mana saja sehingga masalah waktu dan jarak pun teratasi .
Bagi pekerja, E-commerce pun sangat membantu dalam memperbaiki kualitas para pekerja. Mungjin sebelum adanya E-commerce, para pekerja harus berangkat ke kantor pagi sekali, dan pulang larut malam. Namun dengan adanya E-commerce, mereka tidak perlu berangkat pagi-pagi. Pekerjaan kantoran dapat dilakukan di rumah atau selama perjalanan ke kantor. Mereka juga tidak perlu lembur, karena pekerjaan dapat dilanjutkan di rumah atau dimana saja mereka terhubung oleh internet.
Bagi pelanggan, adanya E-commerce sangat membantu mereka di tengah-tengah kesibukan akitivitasnya. Dengan E-commerce, dalam memenuhi kebutuhannya, baik itu untuk keperluan sehari-hari atau keperluan untuk liburan, mereka tidak perlu repot-repot mendatangi langsung pasar atau toko atau supermarket yang menyediakan kebutuhannya. Cukup memesan di Internet, semua dapat terpenuhi. Mulai dari makanan, minuman, camilan, pakaian, mainan anak, keperluan rumah tangga, alat elektronik, gadget, hingga pemilihan paket liburan.
3. Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing!
Marketplaces
Adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk bertukar barang dan jasa dengan uang atau dengan barang dan jasa lain, secara nyata. Nyata di sini maksudnya adalah tempat atau pasar itu benar-benar ada, dapat dilihat dan dirasakan keberadaannya secara fisik.
Marketspaces adalah tempat bertemunya para pembeli dan penjual untuk melakukan pertukaran barang dan jasa melalui media elektronik, dimana media yang bisa digunakan adalah media internet. Kelebihan dari Marketspaces adalah transaksi dapat lebih cepat dan mudah dilakukan dimana saja selama ada jaringan internet, adanya fleksibilitas, tersedianya informasi yang lengkap. Kekurangannya adalah adanya risiko yang besar akan terjadinya tindak kejahatan penipuan dan pembajakan serta adanya keterbatasan jaringan internet di wilayah terpencil.
4. Bandingkan harga Sony digital Camera pada: shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com. Situs mana yang memberikan harga terbaik? Dimana anda mendapatkan informasi terbaik?
Sony digital Camera (produk Sony Cyber DSC W200) bila dibandingkan antara harga pada shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com, maka harga terbaik ada pada situs bizrate.com. Informasi terbaik diperoleh pada informasi perbandingan rating terhadap produk yang sama di beberapa situs. Pada bizrate.com, Sony Cyber DSC W200 menempati posisi teratas diantara ke empat situs bila dibandingkan mengenai harga yang diberikan. Sehingga, dari informasi tersebut, calon pembeli dapat memilih bizrate.com untuk membeli produk Sony digital Camera.

5. Jelaskan bagaimana trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada E-Commerce
Faktor trust merupakan salah satu faktor kritis dalam e-commerce, terutama menyangkut competence trust dan goodwill trust. Transaksi melalui internet tidak bisa jalan tanpa adanya faktor kepercayaan. Apalagi pihak-pihak yang terlibat belum tentu bisa bertatap muka secara langsung. Faktor kepercayaan ini sangat sukar dibangun, namun sangat mudah sekali dirusak. Oleh karena itu dibutuhkan tiga faktor utama dalam rangka membangun dan mempertahankan trust, yaitu kepuasan pelanggan, reputasi dan itikad baik pemasok, serta pengakuan dari pihak ketiga
Faktor kepuasan pada E-Commerce sangat bergantung pada penggunaan konsumen akan situs yang ada (bergantung pada keinginan Subjektif), dimana apabila situs tersebut memberikan apa yang diinginkan konsumen maka konsumen akan puas dan sebaliknya.
Hal penting yang dilakukan oleh online vendors dalam menarik dan menciptakan pelanggan baru yaitu loyalitas. Selain itu loyalitas pelanggan berdampak baik untuk perkembangan dan keuntungan dari online vendors. Loyalitas pelanggan pada suatu vendor akan menyebabkan pelanggan tersebut melakukan lebih banyak transaksi dengan vendor tersebut. Salah satu cara untuk meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap penggunaan e-commerce adalah dengan memberikan pelayanan yang berkualitas baik, yang diharapkan dapat membuat pelanggan untuk kembali melakukan transaksi dengan vendor tersebut.
6. Jelaskan bagaimana penerapan segmentasi pada E-Commerce
7. Cari contoh 3 situs yang menerapkan B2B menggunakan E-Commerce. Berikan gambaran tentang situs-situs tersebut.

Perbandingan Beberapa Online Store

Berbagai situs emall yang menarik untuk kita kunjungi
www.amazon.com ( toko online terbesar)
merupakan store yang menjual buku,film, permainan, DVD,VCD musik, perangkat lunak komputer dan barang lain. Amazon.com merupakan toko online terbesar untuk saat ini. Awalnya amazon.com mulai dari pengecer atau toko buku elektronik menjadi portal horizontal dan ASP dengan menawarkan banyak produk dan jasa, dan melakukan aliansi dengan model bisnis lainnya. Model bisnis yang ditawarkan, yaitu lelang (auction) online dan sebuah tempat pasar (markerplace) online. Penjualan cara lelang biasanya dilakukan dengan mencantumkan barang-barang yang akan dijual di daftar barang yang akan dilelang dengan harga awal. Calon pembeli mengajukan harga dengan menaikkan dari harga sebelumnya. Harga barang yang disetujui adalah harga terakhir setelah lelang ditutup. Untuk lelang di Amazoncom, harga barang ditentukan tetap.Sama halnya dengan emall lainnya, amazon.com juga menawarkan kemudahan berbelanja bagi para penggunanya dengan menggunakan layanan credit card. Pemesanan sendiri dapat dilakukan via email maupun telepon. Amazon sendiri tidak hanya melayani konsumen besar namun konsumen retail juga. Beberapa kemudahan yang ditawarkan oleh amazon.com seperti tidak ada pemesanan minimum, gratis ongkos pengiriman 2 hari, dan menambahakan $3,99 untuk pengiriman yang lebih cepat.

www.fastncheap.com
store yang menawarkan berbagai macam produk mulai dari Komputer hardware and Software, produk-produk networking, asesories untuk notebook, dan lain-lain. Prioritas “Fastncheap” adalah berusaha untuk memberikan kepada para konsumen harga yang terbaik untuk semua produk dan memberikan pelayanan yang professional, akurat serta tepat waktu. “Fastncheap” mempunyai teknologi store yang berlokasi di RMI (NGAGEL JAYA SELATAN) BLOK L-33 PHONE 5013063-5013076 SURABAYA-JAWA TIMUR INDONESIA yang merupakan “Fastncheap” real store. Fastncheap sendiri menawarkan rasa aman dan nyaman karena Fnc menyediakan sarana pembayaran melalui kartu kredit yang terjamin keamanannya dan juga pelayanan konsumen yang terjamin di www.fastncheap.com
www.bhinneka.com
store yang menawarkan berbagai macam produk komputer serta aksesoris komputer. Fasilitas pembayaran melalui kartu kredit juga ditawarkan namun saat ini mereka baru berkerja sama dengan Bank BNI saja. Motto perusahaan adalah menjadi web store no 1 di Indonesia. Untuk pemasangan iklan, bhinneka hampir tidak pernah memasang iklan selain di Google. Berikut beberapa info yang saya dapat dari pembeli di bhinneka.com yang bermasalah dengan produk flash disk:
1.Jaminan Pembelian Bagus – Terbukti dari di replace-nya flashdisk yang rusak dengan yang baru.
2. Support (via E-Mail) Tidak Responsif Terbukti dari tidak adanya reply ke e-mail pengaduan
3.Ada sedikit penipuan agar customer tenang – Terbukti dari 2 (dua) orang sales yang menginformasikan bahwa flashdisk dikirim sore ini, tetapi ternyata dikirimnya 2 hari kemudian.
www.barnesandnoble.com
produk yang ditawarkan Barnesandnobles.com hampir sama dengan Amazon.com namun produknya lebih berfokus pada buku maupun majalah, misalnya buku, musik, mainan anak-anak, video games, majalah, produk bayi, perlengkapan rumah, dan sebagainya. Webnya dibuat dengan warna pastel sehingga membuat pembeli merasa nyaman.
Barnesandnobles.com mempunyai motto fast and free delivery, jadi dapat disimpulkan bahwa Barnesandnobles.com mementingkan pengiriman yang cepat dan biaya pengiriman gratis dengan syarat-syarat tertentu

www.mizan.com
didirikan oleh tiga orang mahasiswa beserta dua orang seniornya. Tujuan pendirian Mizan adalah untuk membangun arus baru karya-karya ke-Islaman di Indonesia sehingga buku yang dijualnya mayoritas bernuansa Islami, mulai dari novel, remaja, pendidikan maupun psikologi. Mizan beralamatkan di Gedung MP Book Point Jl. Puri Mutiara Raya No. 72 Jakarta. Bidang kegiatan mizan yaitu mendistribusikan buku-buku Mizan berbahasa Indonesia dan Melayu kepada masyarakat Indonesia dan Melayu yang tinggal di Malaysia; menerjemahkan buku-buku berbahasa Indonesia ke dalam bahasa asing untuk pasar internasional; dan menangani urusan hak cipta melalui lembaga bentukannya, yaitu Mizan Literary Agency.

e-Mall

Saat ini berbelanja tidak hanya dapat dilakukan di mall, pertokoan ataupun pusat kota. kini masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dapat memanfaatkan internet yang ada dirumahnya untuk berbelanja. 

E-mall (Elektronik Mall) salah satunya yang merupakan salah satu dampak dari kemajuan teknologi khususnya internet saat ini. sama halnya seperti mall pada umumnya, e-mall juga merupakan pusat pertokoan elektronik yang menyediakan fasilitas serupa dengan mall yang ada di dunia nyata. Mall elektronik ini menampilkan produk-produk dari berbagai toko atau brand yang ada. Jika pengunjung mall tertarik untuk membeli , e-mall juga menyediakan berbagai fasilitas sampai termasuk transaksi. Pembayaran biasanya dilakukan melalui kartu kredit dan pengiriman barang melalui pos ataupun jasa kurir

Dengan adanya e-mall konsumen hanya mengklikkan jari untuk berbelanja tanpa harus bersusah payah datang dan berkeliling kompleks pertokoan atau mall. Tujuan adanya emall itu sendiri adalah  menciptakan portal dan membawa usaha online yang ada  bersama-sama melakukan kegiatan jual-beli.

kelebihan apa saja yang ditawarkan oleh e-mall? selain menghemat waktu ,mall elektronik ini juga buka selama 24 jam nonstop ,adanya privasi, informasi produknya up to date dan langsung dari penjual, tidak mengenal batas wilayah antar kota maupun negara, konsumen dapat langsung membandingkan harga.

Berdasarkan tipenya ada 2 macam bentuk e-mall, yaitu:

a. Global atau general e-mall, contohnya amazon.com ; wallmart.com ; overstock.com. ciri dari general e-mall ini menjual beraneka jenis barang pada umumnya , misalkan terdapat kamera digital, TV,notebook. Semua konsumen dapat masuk tanpa harus log-in terlebih dahulu dalam web ini.

b. Spesial e-mall, contohnya e-mall.sg merupakan salah satu online shop yang ada di Singapura yang menawarkan produk fashion dari beberapa mall yang ada di Singapura. e-mall spesial ini hanya menjual produk tertentu saja, terkadang tidak semua konsumen dapat melakukan transaksi di web ini mereka harus menjadi member agar bisa melakukan kegiatannya.

mungkin dengan kemajuan teknologi yang e-mall general maupun e-mall spesial ini semakin menyebar dengan pesan. Kepercayaan konsumen sangat diperlukan dalam bisnis e-mall ini.

Pengguna Internet n besar transaksi yang pernah ada

Teknologi informasi telah menghadirkan sebuah dunia baru, interaksi baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia tanpa batas. Perkembangan internet saat ini telah mengubah pola interaksi masyarakat, yaitu; interaksi bisnis, ekonomi, sosial, dan budaya. Internet memberikan kontribusi besar bagi masyarakat, perusahaan maupun pemerintah. Internet telah menggantikan posisi buku yang merupakan gudang ilmu pengetahuan. Semua informasi dari dulu hingga kini termuat dengan cukup lengkap di internet. Negara yang menguasai internet di era milenium dipastikan menjadi negara yang maju jika internet dipergunakan secara bijak. Dengan internet, kita mengetahui secara cepat perkembangan riset teknologi di berbagai belahan dunia.
Dari sekitar 6,676,120,288 penduduk dunia pada akhir tahun 2008, diperkirakan orang yang suka browsing internet mencapai angka 1,407,724,920 (21,1 % dari penduduk dunia). Pertumbuhan pengguna internet untuk jangka waktu antara tahun 2000 hingga 2008 mencapai angka 290 %. Artinya dibandingkan dengan kondisi 8 tahun yang lalu, maka pengguna internet di seluruh dunia naik hampir tiga kali lipatnya..ComScore juga mengatakan bahwa pengguna internet terbesar adalah orang-orang berusia 15 tahun ke atas. Mengenai wilayah, dapat dilihat bahwa kawasan Asia-Pasifik mendominasi sekitar 37.6% (530.000.000 pengguna). Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Latin berada di urutan berikutnya dengan 27.1% , 17.5%, dan 9.8%. Berdasarkan negara, China merupakan negara dengan jumlah pengguna internet terbesar, di mana 180 juta warganya adalah pengguna internet. Amerika Serikat berada di urutan kedua dengan 163 juta pengguna, disusul Jepang dengan 60 juta pengguna. Kenaikan jumlah pengguna internet ini akan terus terjadi seiring bertambahnya jumlah pengguna internet.
Untuk negara Indonesia sendiri, banyak pengguna sebesar 20.000.000 pada akhir 2007. Sementara bila dibandingkan penduduk asia secara keseluruhan, pengguna internet di Indonesia adalah sekitar 4,3 %. Penetrasi pengguna internet tertinggi di Asia di pegang oleh Korea Selatan sebanyak 71,2 %. Artinya hampir 3/4 penduduk Korea Selatan sudah bersinggungan dengan Internet. Untuk wilayah Asia Tenggara sendiri, Malaysia menduduku tempat teratas dalam hal penetrasi pengguna internetnya, angkanya mencapai 60%. Dibawah Malaysia adalah Singapura, Brunei, Vietnam, Philipina kemudian Thailand. Berikutnya barulah Indonesia diikuti oleh Laos dan terakhir Myanmar. Yang luar biasa adalah negara India. Negara ini terkenal dengan kualitas SDM TI-nya. Namun ternyata penetrasi pengguna internetnya hanya sekitar 5,3 %. Mungkin penggunanya hanya penduduk india itu sendiri karena distribusi SDM TI warga India ada di hampir seluruh dunia. Walaupun penetrasi pengguna internetnya sedikit, namun punya kualitas untuk menguasai dunia.
Di indonesia sendiri tingginya beaya koneksi dan belum dimilikinya tenaga IT merupakan sebab utama mengapa dunia usaha belum terkoneksi dengan internet. Biasanya transaksi lewat internet lebih memakai mata uang elektronik sebagai pengganti (alternatif) untuk transfer uang ataupun pembayaran yang biasa dilakukan melalui perantara bank (ATM, transfer antar bank, bank draft, dan juga pos wesel).Nilai transaksi e-commerce di Internet mencapai puluhan milyar dollar AS per tahunnya. Tahun 2003 diperkirakan transaksi di Internet mencapai nilai 3,2 trilyun dollar AS.Forrester Research memperkirakan pembelanjaan iklan di Internet di AS akan berkembang dari 2,8 milyar dollar AS tahun ini menjadi 22 milyar dollar AS tahun 2004. Pembelanjaan iklan online di Eropa mencapai 5,5 milyar dollar AS tahun 2004, Asia/Pasifik 3,3 milyar dollar AS, Amerika Latin 1,6 dollar AS tahun 2004 (/www.kompas.com/it/news/9909/hitung.htm).sedangkan penggunaan sistim elektronik dalam transaksi RTGS dengan nominal Rp100 juta ke atas di Indonesia terus meningkat dalam tiga tahun terakhir dan saat ini mencapai rata-rata Rp175,38 triliun per hari. Rata-rata transaksi RTGS harian tahun 2007 ini meningkat tinggi dari tahun 2006 yang tercatat Rp118,3 triliun perhari, sedangkan tahun 2005 hanya Rp79,59 triliun perhari.pada tahun 2002 nilai rata-rata transaksi RTGS menggunakan sistim elektronik tercatat Rp56,18 trilun per hati, 2003 Rp85,75 triliun dan Rp97,22 triliun per hari.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.